Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi
1. Pengertian Analisis Sistem
• Analisis merupakan penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antar bagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan. Untuk mengenal sistem secara lebih baik dan benar, maka berikut ini pendapat pakar mengenai pengertian sistem :
a. Menurut Raymond Mc Leod, Jr ( 2004 ) “ sistem adalah elemen – elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai tujuan. Suatu organisasi seperti perusahaan atau satu area fungsional cocok dengan definisi ini ”.
b. Menurut Jogiyanto. H. M ( 2005 ) “ sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu ”.
Dari pendapat pakar di atas, pengertian umum mengenai sistem dapat dirinci sebagai berikut :
a. Suatu sistem terdiri dari sekumpulan elemen– elemen.
b. Elemen – elemen saling bekerja sama untuk mencapai tujuan sistem.
c. Suatu elemen yang telah ada merupakan bagian dari sistem lain yang lebih besar.
Jadi keberadaan suatu sistem dibentuk untuk menangani, mengatur serta mengkoordinasikan suatu kegiatan yang rutin terjadi.
• Dalam analisis sistem dilakukan:
• Survei dan perencanaan sistem dan proyek
• Mempelajari dan menganalisis sistem informasi dan bisnis yang ada saat ini.
• Mendefinisikan kebutuhan-kebutuhan bisnis dan prioritas-prioritas untuk sistem baru atau sistem yang diperbaiki.
Faktor yang Harus Dipenuhi dalam Analisis :
• lengkap
• detail
• benar
2. Perencanaan Sistem
Perencanaan sistem merupakan gambaran dari estimasi kebutuhan fisik, kebutuhan tenaga kerja dan kebutuhan yang digunakan untuk mendukung perkembangan sistem dan operasinya setelah sistem diterapkan. Proses dari perencanaan sistem dapat dikelompokkan dalam tiga proses utama, yaitu sebagai berikut :
1. Merencanakan proyek-proyek sistem Proses perencanaan sistem ini bertujuan untuk merencanakan proyekproyek sistem yang akan dikembangkan nantinya. Hasil dari perencanaan sistem ini adalah laporan perencanaan sistem yang dapat berupa perencanaan sistem jangka pendek maupun perencanaan sistem jangka panjang. Proses perencanaan sistem terdiri dari beberapa tahap yaitu :
a. Mengkaji tujuan, perencanaan strategis dan taktik.
b. Mengidentifikasi proyek-proyek sistem menetapkan proyek-proyek sistem.
c. Menetapkan kendala proyek-proyek sistem
d. Membuat laporan perencanaan sistem.
2. Menentukan proyek-proyek sistem yang akan dikembangkan Persiapan ini meliputi penunjukkan team analis yang akan menganalis kelayakan dari proyek dan disusul dengan mengumumkan proyek pengembangan sistem ini kepada pemakai semua sistem.
3. Mendefinisikan proyek-proyek sistem yang dikembangkan Mendefinisikan proyek-proyek sistem ini berarti melakukan suatu studi untuk mencari alternatif-alternatif pemecahan terbaik yang paling layak untuk dikembangkan. Hasil dari studi ini nantinya akan dimintakan persetujuan kepada manajemen dalam bentuk laporan usulan proyek sistem yang akan dikembangkan.
3. Analisa Sistem
a. Pengertian Analisa Sistem Analisa sistem menurut Jogiyanto Hartanto dalam bukunya yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi 2005 “sistem merupakan penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan- kesempatan, hambatan-hambatan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan- perbaikan”.
b. Langkah-langkah Analisa Sistem menurut Jogiyanto (2005) meliputi :
1. Mengidentifikasi Masalah
Mengidentifikasi masalah merupakan langkah pertama yang dilakukan dalam tahap analisa sistem. Masalah dapat didefinikasikan sebagai suatu pertanyaan yang diinginkan untuk dipecahkan. Masalah ini yang menyebabkan sasaran dari sistem tidak dapat dicapai. Tugas yang harus dilakukan adalah sebagai berikut ini :
a. Mengidentifikasi penyebab masalah Yaitu dengan mengkaji ulang terlebih dahulu subyek-subyek permasalahan yang telah diutarakan oleh analis sistem.
b. Mengidentifikasi titik keputusan Dasar identifikasi titik keputusan dapat digunakan dokumen sistem bagan alir formulir.
c. Mengidentifikasi personil-personil kunci Dengan mengacu pada bagan alir dokumen yang ada didalam perusahaan serta dokumen deskripsi jabatan.
2. Memahami Kerja dari Sistem yang ada Dilakukan dengan mempelajari secara terperinci bagaimana sistem yang ada beroperasi. Analisis sistem perlu mempelajari bagaimana operasi dari sistem yang ada sebelum mencoba untuk menganalisis permasalahan permasalahan, kebutuhan-kebutuhan dan kelemahan-kelemahan pemakai sistem untuk dapat memberikan rekomendasi pemecahannya.
3. Menganalisa Sistem Dilakukan berdasarkan pada data yang telah diperoleh dari penelitian yang telah dilakukan. Yaitu dengan menganalisa kelemahan sistem dan menganalisa kebutuhan informasi pemakai.
4. Membuat Laporan Hasil Analisis Setelah proses analisis selesai dilakukan tugas berikutnya adalah membuat laporan hasil analisis. Tujuan dari pembuatan laporan ini adalah:
a. Pelaporan bahwa analisis telah selesai dilakukan.
b. Meluruskan kesalahan pengertian mengenai apa yang telah ditemukan dan dianalisis oleh analisis sistem tetapi tidak sesuai dengan pihak manajemen.
c. Meminta saran-saran dan pendapat-pendapat dari pihak manajemen.
d. Meminta persetujuan kepada pihak manajemen untuk melakukan tindakan selanjutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar